Friday, Sep 10th

Last update07:38:14 PM GMT

You are here:: Figur Dari YNH, Melanglang Buana ke Dunia Penerbitan

Dari YNH, Melanglang Buana ke Dunia Penerbitan

E-mail Print PDF

Setyo Gunawan,S.Pd, Editor Majalah Nur Hidayah

Nama                           : Setyo Gunawan, S.Pd

Alamat                         : Jl. Veteran 260 Tipes Solo tep. 0271 7557020

Tempat Tanggal Lahir  : Boyolali, 18 Februari 1977

Istri                              : Respati Desi Wulan

Anak                            : 1. Anindia Ellia Anggraeni (7 tahun)

2. Yusuf Ali Yazid (5 Tahun)

Riwayat pendidikan     : SD di Boyolali

SMP di Surakarta

SMA di Karanganyar

S1 FKIP Bahasa Inggris UMS

Pekerjaan                     : Manager Pracetak CV Pratama Mitra Aksara Publisher and Printing

Company

Aktivitas                         :        Editor Majalah Nur Hidayah

Pendamping belajar Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan Yayasan Nur

Hidayah

Hobi                            : Membaca dan berpetualang

Motto hidup                 : Berusaha menjadi teladan keluarga

 

Pak Gun, nama ini tak asing di telinga anak-anak panti putra Nur Hidayah. Ya, pria yang lama berkecimpung di dunia penerbitan ini telah bertahun-tahun membagi ilmunya dengan anak-anak yatim, yakni sejak bulan Oktober 1999. Baru disadarinya ternyata sudah selama itu. Bukan itu saja kesibukan beliau di YNH, Bapak yang dikaruniai dua putra ini juga ikut membidani lahirnya Majalah Nur Hidayah (saat itu Buletin Nur Hidayah) bersama Bapak H Amin Santoso, Pak H Siswo, Bp. Yulisto, Pak Muji, Pak Nur dan Pak Indratno.

Ditanya saol awal mula bergabung dengan Nur Hidayah sebagai pembimbing belajar anak-anak, beliau tersenyum sambil menjawab, “Itu sebuah Skenario Allah.” Ya, skenario Allah mempertemukan Pak Gun dengan Yayasan Nur Hidayah. “Saat itu (tahun 1999 - red) saya diminta Bu Fatimah (dosen Bahasa Inggris UMS) menggantikan beliau mendampingi belajar Bahasa Inggris anak-anak panti. Sebenarnya yang diajak calon istri saya. Karena waktu itu dia belum lulus, maka saya diminta menggantikannya. Setelah menghadap Pak Nur Adul Wahid, saya diperkenankan mendampingi anak-anak belajar Bahasa Inggris 3 kali seminggu.”

Kini anak-anak yang pernah dibimbingnya ada yang sudah berkeluarga dan bekerja. Sebut saja Maryanto, Rahmat, Catur Tri, Malini, Yatino, dan masih banyak lagi. Hampir semua anak asuh putra dikenal dan mengenal pria yang telah bekerja di editorial selama 10 tahun ini. Apa rahasianya? “Menyayangi mereka sepenuh hati dan menggangap mereka seperti anak sendiri,” jawabnya.

Di sela-sela kesibukannya, beliau masih menyisihkan waktunya untuk mendampingi belajar anak-anak kelas IX SMP belajar Bahasa Inggris untuk menghadapi UN 2010 selepas bada Isya. Barangkali Anda heran, apa ndak capek? “Wah, kalo sama anak-anak di panti rasanya malah ndak mau pulang..”, jawabnya sambil tersenyum. Hal itu dibenarkan beberapa anak asuh. “Pak Gun kalo abis ngajar pasti ngajak sharing anak-anak panti, sambil nanya,” Sudah belajar belum kalian?”

“Alhamdulillah, apa yang saya capai sekarang ini akarnya dari Nur Hidayah.” Bagaimana ceritanya? “Dari Nur Hidayah-lah saya berkenalan dengan dunia editor. Pak In (Bapak Indratno, pengawas Yayasan Nur Hidayah) yang saat itu pembimbing belajar Fisika anak panti, mengenalkan saya pada dunia penerbitan. Berawal dari situ, karir kami kemudian berpindah dari penerbit satu ke penerbit lainnya, hingga sekarang.”

“Bagaimana saya bisa melupakan Nur Hidayah? Selagi Allah masih memberi kesempatan dan yayasan masih memberi amanah, saya akan membantu belajar anak-anak panti yatim,” ungkapnya. Ayah dari Anin, siswi SDIT kelas 1D Nur Hidayah dan Acid TKIT Nur Hidayah ini adalah salah satu editor Majalah Nur Hidayah yang selalu setia terbit setiap bulan. Dari tangan beliau bersama Pak In Majalah Nur Hidayah disunting dan dikoreksi sehingga enak untuk dibaca. Wah, berarti selama 10 tahun membaca terus dong. “Ya, memang dunia editorial mewajibkan kita selalu membaca agar kita selalu bisa update pengetahuan yang berkembang secara dinamis setiap hari.”

Selain kesibukan beliau mengedit buku dan majalah, beliau juga aktif menulis. Klop deh, editor dan penulis. Selain menulis buku berbahasa inggris, beliau juga menulis beberapa buku berbasis IT. Soal Majalah Nur Hidayah, beliau berobsesi bahwa suatu saat Majalah Nur Hidayah akan menjadi FLAGSHIP media dakwah. “Kita tinggal menunggu moment saja, majalah kita telah eksis 10 tahun. Tinggal meningkatkan content dan tata letak serta perwajahannya. Rubriknya sudah berbobot, visi dan misinya jelas tinggal meningkatkan ‘kemasannya’.”

Di samping jadwal kerjanya yang begitu padat, ternyata Pak Gun mempunyai hobi berpetualang bersama keluarga. Bersama kedua buah hatinya, Pak Gun meluangkan waktu untuk menyalurkan hobi berpetualangnya. Anak-anaknya telah dikenalkan dengan dinginnya udara malam gunung. Selain itu mancing juga menjadi pelepas penat dari rutinitasnya. (If)

Add comment


Security code
Refresh

Statistik Pengunjung

We have 9 guests online
Anda pengunjung ke-
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini57
mod_vvisit_counterKemarin215
mod_vvisit_counterMinggu ini1304
mod_vvisit_counterBulan ini3268
mod_vvisit_counterTotal93867

Konsultsasi Syari'ah

Ust. Kasori Mujahid

Redaksi Online

Amin santoso
:
Setyo
:
Iffah
:
Admin :

Donate Us

NO.138-0093017262
NO.521.00185.22
NO.984 2598-5